Merpati Hitam
Merpati
hitam merupakan organisasi ilegal milik perseorangan yang menentang pemerintah
kerajaan, organisasi ini dibentuk oleh pasukan republik yang ditugaskan untuk
memata-matai pemerintahan kerajaan. Pada jaman
dulu ketika kerajaan masih menjadi satu. Masyarakat hidup makmur, namun
karena pertikaian di silsilah keluarga akhirnya Negara itu dipisah menjadi dua
pemerintahan, yaitu Wilayah Barat menjadi kerajaan atau kekaisaran, dan wilayah
timur menjadi wilayah republik.
Kerajaan membentuk suatu Dewan
eksekutif bernama Ksatria Nusantara yang beranggotakan tujuh orang yang diberi
tugas mengamankan kerajaan, sedangkan Republik membentuk Organisasi Merpati
hitam, sebagai pertahanan dan juga pengintaian. Tidak seperti di kerajaan.
Republik sendiri memiliki pemerintahan yang modern dan maju namun kesulitan
mengeksplor sumber daya alam. Sementara wilayah kerajaan masih menggunakan
sistem pemerintahan tradisional, namun mempunyai sumber daya alam melimpah.
Merpati Hitam sendiri juga memiliki anggota ratusan yang diketuai oleh Baron
Van Heinze, seorang Tentara pasukan Belanda yang sudah lama hidup di Nusantara.
Merpati Hitam sendiri merupakan organisasi elit yang bergerak secara diam diam,
dan anggotanya sering memakai topeng. Bahkan anggotanya sendiri menyamar
menjadi warga, tentara militer sampai bahkan di kerajaan juga ada anggota
merpati Hitam. Pergerakannya yang misterius membuat organisasi ini ditakuti
bahkan oleh kerajaan sendiri. Merpati hitam juga tahu bahwa Kerajaan sedang
dikudeta, bahkan info ini sudah sampai ke Wilayah Republik. Bahkan wilayah
republik ingin menjatuhkan wilayah kerajaan agar bisa dikuasai dan diambil
kekayaan sumber daya alamnya.
Tidak bisa dipungkiri bahwa dua
pemerintahan baik Republik maupun kerajaan ingin menguasai satu sama lain, agar
menjadi penguasa tunggal. Merpati hitam
sendiri mempunyai ciri khas Burung Merpati hitam sebagai alat bantu support
anggota untuk memantau pergerakan musuh atau pesaing. Merpati Hitam sendiri
juga dikenal sebagai pasukan bayang-bayang.
Penyusupan istana.
Bima
mengirimkan pasukan bantuan untuk
menemui Raja, Bima yang membantu lewat dalam hanya bisa memberikan bantuan
sekelompok prajurit. Kelompok pun sampai dan memberikan hormat kepada raja. Raja pun segera
memberikan strategi penyerangan. Untuk komandan pasukan diserahkan oleh Atlas
sebagai garda depan. Sementara Rief memimpin bagian barat, begitu dengan Phil ,
pria pemburu bayaran membantu penyerangan di bagian Timur.
Rief
pun tersenyum sembari mengelap pedang hitamnya. Rief pun memutuskan untuk pergi
kekota untuk memberi beberapa kue manis, Phil memberikan sebuah pesan agar
dikirimkan ke tempat pos. Rief pun berangkat kekota dan tidak sengaja menabrak
seorang gadis cantik. Sehingga membuat kue yang dia makan jatuh gadis itu tak
terima setelah Rief menjatuhkan. Dengan nada marah Rief pun dipukulnya namun
tidak kena karena terlalu gesit menghindar.
Gadis
itu bernama Saniaz, namun itu hanya berkelahian kecil Sanias pun akhirnya kalah
dan hanya ketawa dengan Rief. “Kau mirip kakaku Phil, siapa namamu. Kemampuanmu
bukan sekedar perampok atau tentara biasa,siapa sebenarnya kamu”.
“Aku
Rief, aku sudah bertemu kakakmu”. Phil sudah menghubungiku untuk membantu dia
berperang, aku pergi bersamamu Rief. Akhirnya Saniaz dan Rief pergi menemui
Raja. Phil pun mengatakan bahwa Saniaz
adiknya merupakan Pelatih beladiri Judo mungkin dia bisa sedikit membantu.
Akhirnya siasat penyerangan dan perebutan kerajaan pun dilakukan.
Rombongan
mulai berangkat malam hari ketika, penjagaan sedang tidak ketat, namun yang
tidak terduga. Didepan sudah ada pasukan yang dipimpin oleh Dirga, pertarungan
pun diawali oleh Rief yang bertempur melawan
dirga, pertarungan sangat seru hingga membuat pasukan dirga kalah telak dan
hanya dirga yang tersisa, sementara Bima mengawasi dari jauh sembari
mempersiapkan perebutan kembali. Dirga pun akhirnya terbukti bahwa dia berkhianat,
Rief pun hendak membunuh Dirga namun dirga berhasil lolos, dengan dibantu sekolompok
yang diduga Merpati Hitam. Rief pun melanjutkan untuk masuk kebenteng sembari
disusul oleh Raja. Sementara Atlas menyusup ke dalam dan membantu sandera lepas
serta isi raja untuk ketempat yang aman. Saniaz yang mengikuti kakaknya Phil
bertarung dengan Rey pemimpin Kstaria Nusantara. Pertarungan tidak seimbang ketika Rey membuat Phil terpojok hingga
kemudia Phil mengeluarkan jurus pamungkas ketika menghadang Rey agar saniaz
bisa lolos untuk membantu Rief.
Namun ketika di perjalanan menuju
Rief , Saniaz bertemu dengan Dirga yang lari dari Rief. Dirga mengancam bahwa
kelompoknya akan datang menyerbu kerajaan.”Ohh Kelompok bandit yang dipimpin
Sura ya, dia sudah mati”. Dirga pun kaget ketika tau bahwa bantuan dari Sura
tidak datang, Saniaz mengatakan bahwa Pasukan Sura dihadang oleh Rief dan
Saniaz ketika pulang dari kota, Rief menghabisi pasukan Sura, serta Saniaz
membunuh Sura. Dirga hendak marah dan menyerang balik tapi karena luka yang
terlalu dalam akibat pertarungannya dengan Rief, Dirga pun mundur dan mengancam
ingin membunus Saniaz jika bertemu kembali.

0 Response to "Cerpen Action - Keadilan (Bagian 9)"
Posting Komentar